INABUYER B2B2G Expo 2025 Resmi Dibuka: Perkuat Kolaborasi Pemerintah, Asosiasi dan Swasta untuk Rantai Pasok

Komitmen untuk menguatkan posisi produk lokal di pasar nasional kembali diwujudkan melalui INABUYER B2B2G Expo 2025 yang digelar  selama tiga hari (23-25 Juli 2025) di Gedung Smesco Jakarta.Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian UMKM, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), serta Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO).

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, membuka secara langsung ajang tahunan tersebut pada Rabu (22/7/2025). Mendampingi Menteri UMKM saat membuka event, yakni Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza, Kepala LKPP Hendrar Prihadi dan Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah.

Dalam sambutannya, Menteri Maman menekankan bahwa INABUYER bukan hanya sekedar pameran, tetapi merupakan salah satu strategi besar dalam memperluas akses pasar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Hari ini, kita tidak hanya membuka sebuah pameran. Kita membuka pintu-pintu baru bagi ribuan UMKM untuk menjadi bagian dari rantai pasok nasional. Kolaborasi ini menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam membangun ekonomi yang mandiri,” tegasnya.

Menteri Maman menyampaikan optimismenya terhadap gelaran INABUYER B2B2G Expo 2025, dengan menargetkan capaian transaksi yang lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya. Pada INABUYER 2024, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mencatat nilai transaksi mencapai kurang lebih Rp1,5 triliun.

“Tahun lalu LKPP sudah menyampaikan bahwa angkanya mencapai sekitar Rp1,5 triliun. Insyaallah tahun ini kita bisa targetkan lebih tinggi,” ungkap Menteri Maman saat memberikan sambutan dalam pembukaan INABUYER B2B2G Expo 2025 di Gedung Smesco, Jakarta.

Menurutnya, pencapaian tahun sebelumnya menjadi acuan penting dalam menilai efektivitas dan keberhasilan acara tersebut. Ia menekankan bahwa peningkatan nilai transaksi bukan sekadar angka, melainkan indikator nyata dari semakin kuatnya peran UMKM dalam rantai pasok nasional.

“Yang terpenting bagi saya adalah bahwa pencapaian tahun kemarin menjadi tolak ukur, dan tentunya tahun ini harus bisa lebih dari yang kemarin, karena itu menjadi salah satu indikator bagi kita semua,” tegasnya.

Kepala LKPP Hendrar Prihadi, menegaskan bahwa penguatan rantai pasok dalam negeri menjadi salah satu kunci utama dalam menyukseskan arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini selaras dengan semangat yang diusung dalam penyelenggaraan INABUYER B2B2G Expo 2025.

“Isu rantai pasok ini menjadi perhatian serius Presiden Prabowo. Dan melalui INABUYER, semangat itu bisa diwujudkan dalam bentuk nyata, yakni memperkuat rantai pasok dari hulu hingga hilir dalam negeri,” ujar Hendrar.

Menurutnya, rantai pasok yang kuat tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi solusi strategis bagi tantangan pengadaan barang dan jasa, khususnya di berbagai wilayah Indonesia.

Ia jugamenekankan bahwa LKPP sebagai lembaga pengadaan negara percaya bahwa pemantapan rantai pasok domestik akan membawa dampak besar terhadap efisiensi dan ketahanan sistem pengadaan nasional.

“Penguatan rantai pasok menjadi kunci untuk menyelaraskan arah pembangunan Presiden, sekaligus menyelesaikan berbagai tantangan pengadaan barang di daerah,” tegas mantan Wali Kota Semarang tersebut.

Tahun ini, INABUYER B2B2G Expo mengangkat misi penting: menjadikan produk lokal sebagai pilihan utama dalam pengadaan barang dan jasa institusi. Tak hanya untuk sektor pemerintah, tetapi juga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta pelaku industri dan ritel swasta. Dengan target tersebut, acara ini bertujuan mendorong UMKM naik kelas, serta mampu bersaing secara berkelanjutan di pasar domestik.

INABUYER telah berkembang lebih dari sekadar pameran. Ia menjadi simbol kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ekosistem pengadaan nasional yang inklusif, berdaya saing, dan mendorong inovasi. Dengan memberikan akses langsung ke pasar institusional, UMKM didorong untuk memproduksi barang substitusi impor, berkontribusi pada transformasi industri nasional, dan memperkuat kemandirian ekonomi Indonesia.

Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pelaku usaha ritel, pemerintah, dan UMKM lokal. “INABUYER B2B2G Expo adalah contoh konkret bagaimana kemitraan strategis dapat mendorong terbentuknya rantai pasok nasional yang tangguh dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ajang ini juga menjadi bagian dari perayaan tahunan Hari Ritel Modern Indonesia (HARMONI) yang sudah tiga tahun berturut-turut diselenggarakan oleh HIPPINDO. Program ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap konsumsi domestik melalui peningkatan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) serta mendorong gerakan Bangga Buatan Indonesia, Beli Produk Indonesia, dan BINA (Belanja di Indonesia Aja).

“Melalui platform ini, kami memberikan ruang bagi pelaku ritel untuk lebih mudah mengakses produk dalam negeri yang berkualitas. UMKM lokal adalah bagian penting dari ekosistem ritel modern yang menjadi tulang punggung pemulihan ekonomi Indonesia,” pungkas Budihardjo.

Dengan antusiasme tinggi dari pelaku usaha, pemerintah, dan dunia industri, INABUYER B2B2G Expo 2025 diharapkan menjadi pemicu lahirnya rantai pasok nasional yang kuat, inklusif, dan berbasis produk dalam negeri.

Source: https://eljohnnews.com/inabuyer-b2b2g-expo-2025-resmi-dibuka-perkuat-kolaborasi-pemerintah-asosiasi-dan-swasta-untuk-rantai-pasok/

Facebook
Twitter
WhatsApp